translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

translate

Hacker Demokan Cara Baru Bobol ATM

 
Para bankir, perhatikan berita ini. Seorang peneliti sekuriti mengatakan bahwa ia berniat mengungkap celah-celah sekuriti dari dua tipe anjungan tunai mandiri atau ATM dengan ATM rootkit baru.
Barnaby Jack tadinya akan membeberkan hal ini dalam acara bincang-bincang bertajuk Jackpotting Automated Teller Machines di ajang Black Hat USA 2009. Acara itu dibatalkan. Namun, Barnaby Jack kini akan melakukannya bulan Juli mendatang dalam ajang Black Hat USA 2010 yang digelar di Las Vegas.
“Penundaan ini memberikan tambahan satu tahun untuk meriset serangan-serangan ATM, dan saya sekarang punya segudang trik baru,” kata Jack.
“Saya selalu suka dengan adegan di Terminator 2 ketika John Connor jalan ke ATM, menyambungkan Atari-nya ke card reader dan mengambil uang tunai dari mesin tersebut. Sepertinya saya punya gaya yang seperti itu,” ungkapnya.
Kebanyakan, serangan pada ATM melibatkan penggunaan card skimmers dan pencurian mesin-mesin secara fisik. Jarang ada serangan yang menyasar ke perangkat lunak ATM.
“Tahun lalu, ada satu ATM. Tahun ini, saya melipatgandakan jumlahnya dan menyajikan dua model ATM dari dua vendor utama,” janji Jack.
“Saya akan mendemokan serangan lokal dan remote, dan saya akan mengungkapkan ATM rootkit multi-platform. Terakhir, saya akan mendiskusikan mekanisme proteksi yang dapat diterapkan oleh produsen ATM untuk mengamankan diri dari serangan-serangan tersebut,” paparnya. (kompas)

Intel Atom Mulai Unjuk Gigi di Smartphone

  Usai berjaya di netbook dan berekspansi ke prosesor mobil, kini Intel Atom bakal melanjutkan dominasi ke jajaran ponsel pintar. Dengan segudang fitur yang dibawanya, Intel mengklaim produk ini akan sangat tangguh. Prosesor tersebut adalah keluarga Intel Atom z6xx yang akan dikawinkan dengan Intel Platform Controller Hub MP20 dan dedicated Mixed Signal IC tersendiri. Dengan demikian, Intel mengklaim platform baru yang ditawarkan mereka bakal mengkonsumsi energi lebih rendah serta handal menjalankan beragam konten digital.
“Intel telah mengantarkan produk pertamanya yang membukakan pintu bagi Intel Arsitektur (IA) dalam segmen pasar smartphone,” ujar Anand Chandrasekher, Senior Vice President Intel dan General Manager Ultra Mobility Group.
Intel juga mengklaim bahwa prosesor mobile yang mereka miliki sanggup berlari hingga kecepatan 1,5 Ghz. Jika benar demikian, bisa jadi ini merupakan jajaran prosesor tercepat yang bakal hadir untuk ponsel, terlebih lagi produk ini telah bersifat System on Chip (SoC).

Fungsi Hosting

 
Quantcast

Bila ingin mengonlinekan suatu website maka diperlukan domain dan hosting.
Hosting adalah jasa layanan internet yang menyediakan sumber daya server untuk disewakan sehingga memungkinkan setiap orang menempatkan informasi di internet. Bisa dikatakan bentuk dari server ini adalah sebuah komputer yang akan selalu nyala selama 24 jam sehari.
Server hosting terdiri dari gabungan server-server atau sebuah server yang terhubung dengan jaringan internet berkecepatan tinggi.
Ada beberapa jenis layanan hosting yaitu shared hosting, VPS atau Virtual Dedicated Server, dedicated server, colocation server.
Shared Hosting adalah menggunakan server hosting bersama sama dengan pengguna lain satu server dipergunakan oleh lebih dari satu nama domain.
VPS, Virtual Private Server, atau juga dikenal sebagai Virtual Dedicated Server merupakan proses virtualisasi dari lingkungan software sistem operasi yang dipergunakan oleh server. Karena lingkungan ini merupakan lingkungan virtual, hal tersebut memungkinkan untuk menginstall sistem operasi yang dapat berjalan diatas sistem operasi lain.
Dedicated Server adalah penggunaan server yang dikhususkan untuk aplikasi yang lebih besar dan tidak bisa dioperasikan dalam shared hosting atau virtual dedicated server. Dalam hal ini, penyediaan server ditanggung oleh perusahaan hosting yang biasanya bekerja sama dengan vendor.
Colocation Server adalah layanan penyewaan tempat untuk meletakkan server yang dipergunakan untuk hosting. Server disediakan oleh pelanggan yang biasanya bekerja sama dengan vendor.
Bila diibaratkan dengan toko di dunia offline, domain itu adalah nama toko dan hosting itu adalah tempat tokonya. Bila toko tersebut ingin bisa diakses maka nama daan tempat harus dipadukan. Begitu juga dengan alamat website, bila ingin bisa diakses online maka domain dan hostingnya harus dipadukan.
Jadi kesimpulannya, fungsi hosting adalah digunakan untuk menyimpan segala file yang dapat digunakan sepanjang waktu karena sifat komputer hosting yang selalu menyala dan dapat diakses dari mana saja, seperti sebuah website. nedy-nedy.blogspot.com

Jual Cincin untuk Modal Bakul Ikan,kini punya 50 Pesawat Terbang

 

  Ingin pinjam uang di Bank dianggap gila , akhirnya jual cincin dan perhiasan yg dia punya buat modal bakul ikan..
Keputusannya keluar dari sekolah saat masih berusia 17 tahun sangat disesalkan oleh kedua orang tuanya. Namun, berkat keuletan dan kerja kerasnya, kini Susi Pudjiastuti memiliki 50 pesawat dan pabrik pengolahan ikan yang berkualitas untuk melayani kebutuhan ekspor.
Namanya Susi Pudjiastuti, Presiden Direktur PT ASI Pudjiastuti yang bergerak di bidang perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation yang merupakan operator penerbangan Susi Air. Rambutnya ikal kemerahan, suaranya serak-serak, namun pembawaannya supel.
Bukan hanya bahasa Inggris fasih yang keluar dari mulutnya saat berbincang dengan para pilotnya yang bule. Susi – panggilan akrabnya – juga menggunakan bahasa Sunda dan sesekali bahasa Jawa kepada pembantu-pembantunya.
“Saya suka belajar bahasa apa aja. Yang penting bisa buat marah dan memerintah. Sebab, dengan itu, saya bisa bekerja,” ujarnya sambil lantas tertawa.
Saat ini, wanita kelahiran Pangandaran, 15 Januari 1965 tersebut, memiliki 50 unit pesawat berbagai jenis. Di antaranya adalah Grand Caravan 208B, Piaggio Avanti II, Pilatus Porter, serta Diamond DA 42. Kebanyakan pesawat itu dioperasikan di luar Jawa seperti di Papua dan Kalimantan.
“Ada yang disewa. Namun, ada yang dioperasikan sendiri oleh Susi Air. Biasanya dipakai di daerah-daerah perbatasan oleh pemda atau swasta,” jelas wanita yang betis kanannya ditato gambar burung phoenix dengan ekor menjuntai itu.
Susi tak mematok harga sewa pesawat secara khusus. Sebab, hal itu bergantung pelayanan yang diminta pihak penyewa. Biaya sewanya pun bermacam-macam, tapi rata-rata antara USD 400 sampai USD 500 per jam.
“Kadang ada yang mau USD 600 sampai USD 700 per jam. Perusahaan minyak mau bayar USD 1.000 karena beda-beda level servis yang dituntut. Untuk keperluan terbang, semua piranti disediakan Susi Air. Pesawat, pilot, maupun bahan bakar. Jadi, itu harga nett mereka tinggal bayar,” tegasnya.
Bakat bisnis Susi terlihat sejak masih belia. Pendirian dan kemauannya yang keras tergambar jelas saat usia Susi menginjak 17 tahun. Dia memutuskan keluar dari sekolah ketika kelas II SMA. Tak mau hidup dengan cara nebeng orang tua, dia mencoba hidup mandiri. Tapi, kenyataan memang tak semudah yang dibayangkan.
“Cuma bawa ijazah SMP, kalau ngelamar kerja jadi apa saya. Saya nggak mau yang biasa-biasa saja,” ujarnya.
Kerja keras pun dilakoni Susi saat itu. Mulai dari berjualan baju, bed cover, hingga hasil-hasil bumi seperti cengkeh. Setiap hari, Susi harus berkeliling Kota Pangandaran menggunakan sepeda motor untuk memasarkan barang dagangannya. Hingga, dia menyadari bahwa potensi Pangandaran adalah di bidang perikanan. “Mulailah saya pengen jualan ikan karena setiap hari lihat ratusan nelayan,” tuturnya.
Pada 1983, berbekal Rp 750 ribu hasil menjual perhiasan berupa gelang, kalung, serta cincin miliknya, Susi mengikuti jejak banyak wanita Pangandaran yang bekerja sebagai bakul ikan. Tiap pagi pada jam-jam tertentu, dia nimbrung bareng yang lain berkerumun di TPI (tempat pelelangan ikan). “Pada hari pertama, saya hanya dapat 1 kilogram ikan, dibeli sebuah resto kecil kenalan saya,” ungkapnya.
Tak cukup hanya di Pangandaran, Susi mulai berpikir meluaskan pasarnya hingga ke kota-kota besar seperti Jakarta. Dari sekadar menyewa, dia pun lantas membeli truk dengan sistem pendingin es batu dan membawa ikan-ikan segarnya ke Jakarta. “Tiap hari, pukul tiga sore, saya berangkat dari Pangandaran. Sampai di Jakarta tengah malam, lalu balik lagi ke Pangandaran,” ucapnya mengenang pekerjaan rutinnya yang berat pada masa lalu.
Meski sukses dalam bisnis, Susi mengaku gagal dalam hal asmara. Wanita pengagum tokoh Semar dalam dunia pewayangan itu menyatakan sudah tiga kali menikah. Tapi, biduk yang dia arungi bersama tiga suaminya tak sebiru dan seindah Pantai Pangandaran. Semua karam.
Dari suaminya yang terakhirlah, Christian von Strombeck, si Wonder Woman ini mendapat inspirasi untuk mengembangkan bisnis penerbangan. “Dia seorang aviation engineer,” lanjutnya.
Christian merupakan seorang ekspatriat yang pernah bekerja di IPTN (Industri Pesawat Terbang Nusantara yang sekarang bernama PT DI, Red). Awal perkenalannya dengan lelaki asal Prancis itu terjadi saat Christian sering bertandang ke Restoran Hilmans milik Susi di Pantai Pangandaran. Berawal dari perkenalan singkat, Christian akhirnya melamar Susi. “Restoran saya memang ramai. Sehari bisa 70-100 tamu,” katanya.
Dengan Christian, Susi mulai berangan-angan memiliki sebuah pesawat dengan tujuan utama mengangkut hasil perikanan ke Jakarta. Satu-satunya jalan, lanjut Susi, adalah dengan membangun landasan di desa-desa nelayan. “Jadi, tangkap ikan hari ini, sorenya sudah bisa dibawa ke Jakarta. Kan cuma sejam,” tegas ibu tiga anak dan satu cucu tersebut.
Berbeda jika harus memakai jalur darat yang bisa memakan waktu hingga sembilan jam. Sesampai di Jakarta, banyak ikan yang mati. Padahal, jika mati, harga jualnya bisa anjlok separuh.
“Kami mulai masukin business plan ke perbankan pada 2000, tapi nggak laku. Diketawain sama orang bank dan dianggap gila. ‘Mau beli pesawat USD 2 juta, bagaimana ikan sama udang bisa bayar,’ katanya,” ujar Susi.
Barulah pada 2004, Bank Mandiri percaya dan memberi pinjaman sebesar USD 4,7 juta (sekitar Rp 47 miliar) untuk membangun landasan, serta membeli dua pesawat Cessna Grand Caravan. Namun, baru sebulan dipakai, terjadi bencana tsunami di Aceh. “Tanggal 27 kami berangkatkan satu pesawat untuk bantu. Itu jadi pesawat pertama yang mendarat di Meulaboh. Tanggal 28 kami masuk satu lagi. Kami bawa beras, mi instan, air dan tenda-tenda,” ungkapnya.
Awalnya, Susi berniat membantu distribusi bahan pokok secara gratis selama dua minggu saja. Tapi, ketika hendak balik, banyak lembaga non-pemerintah yang memintanya tetap berpartisipasi dalam recovery di Aceh. “Mereka mau bayar sewa pesawat kami. Satu setengah tahun kami kerja di sana. Dari situ, Susi Air bisa beli satu pesawat lagi,” jelasnya.
Perkembangan bisnis sewa pesawat miliknya pun terus melangit. Utang dari Bank Mandiri sekitar Rp 47 miliar sekarang tinggal 20 persennya. “Setahun lagi selesai. Tinggal tiga kali cicilan lagi. Dari BRI, sebagian baru mulai cicil. Kalau ditotal, semua (pinjaman dari perbankan) lebih dari Rp 2 triliun. Return of investment (balik modal) kalau di penerbangan bisa 10-15 tahun karena mahal,” katanya.
Susi tak hanya mengepakkan sayap di bisnis pesawat dan menebar jaring di laut. Sekarang, dia pun merambah bisnis perkebunan. Meski begitu, dia mengakui ada banyak rintangan yang harus dilalui. “Perikanan kita sempat hampir rugi karena tsunami di Pagandaran pada 2005. Kami sempat dua tahun nggak ada kerja perikanan,” tuturnya.
Untuk penerbangan rute Jawa seperti Jakarta-Pangandaran, Bandung-Pangandaran dan Jakarta-Cilacap, Susi menyatakan masih merugi. Sebab, terkadang hanya ada 3-4 penumpang. Dengan harga tiket rata-rata Rp 500 ribu, pendapatan itu tidak cukup untuk membeli bahan bakar. “Sebulan rute Jawa bisa rugi Rp 300 juta sampai Rp 400 juta. Tapi, kan tertutupi dari yang luar Jawa. Lagian, itu juga berguna untuk mengangkut perikanan kami,” ujarnya.
Susi memang harus mengutamakan para pembeli ikannya, karena mereka sangat sensitif terhadap kesegaran ikan. Sekali angkut dalam satu pesawat, dia bisa memasukkan 1,1 ton ikan atau lobster segar. Pembelinya dari Hongkong dan Jepang setiap hari menunggu di Jakarta. “Bisnis ikan serta lobster tetap jalan dan bisnis penerbangan akan terus kami kembangkan. Tahun depan kami harap sudah bisa memiliki 60 pesawat,” katanya penuh optimisme. (Sumber-JPNN)
Semoga Kisah Ibu Susi ini bisa memacu semangat Generasi Muda Negeri ini untuk berani berusaha dan mau bekerja keras ! tidak hanya berharap bisa bekerja sebagai pegawai saja.. tetapi justru bisa menciptakan lapangan kerja baru di tengah sempitnya lapangan kerja saat ini..! Semangat…!!! embun777.wordpress.com
Category: 0 komentar

Cara Melihat EXIF Data Foto dengan Mudah

 
Quantcast

Ada saatnya kita lupa mencatat kapan kita memotret suatu momen, padahal suatu hari kita juga butuh data itu. Data gambar yang biasa disebut informasi EXIF selalu melekat pada foto yang diambil menggunakan kamera digital. Informasi EXIF tersebut meliputi nama file, tanggal pemotretan, kecepatan rana, diafragma, kamera model, panjang fokus lensa, ISO, eksposur bias dan besar file. Semua data tersebut ternyata dapat dengan mudah kita lihat dengan menginstal EXIF InfoTip. Setelah menginstal kita bisa melihatnya hanya dengan mouse over pada file lewat windows eksplorer.
Download EXIF InfoTip (69kb)

AremA

my ym

chat


ShoutMix chat widget

sing mampir

free counters

follow twitter

blogarama - the blog directory

rank me